MENGAPA ALLAH MENAMAKAN DIRI-NYA ALLAH, BUKAN YANG LAINNYA?
![]() |
| Tulisan lafadz Allah |
Mengapa Tuhan Sang Pencipta Semesta Seluruh Alam menamakan diri-Nya Allah, bukan yang lainnya?
Pertanyaan ini, mungkin kerap kali menjadi tanda tanya di benak diri kita sendiri. Terlebih bagi kita yang merasa awam sekaligus penasaran dari mana asal usul nama tersebut.
Well, sebenarnya penjelasan dan jawaban nama Allah sendiri sudah termaktub (tertulis) di dalam Al-Qur'an di beberapa firman-Nya.
Seperti yang termaktub di dalam surat Thaha ayat 14 yang berbunyi :
"Sesungguhnya, Aku ini Allah tidak ada Tuhan selain Aku. Maka sembahlah Aku dan dirikanlah sholat untuk mengingat-Ku".
(Q.S. Thaha:14)
Nama Allah dalam bahasa Arab terdiri 4 huruf yaitu :
"Alif, Lam, Lam, Ha"
Lalu jika nama Allah ini, kita hilangkan hurufnya satu per satu. Misal, kita hilangkan huruf yang pertama yaitu huruf "Alif". Maka akan tersisa yang ada hanya 3 huruf yaitu:
"Lam, Lam, Ha"
Ketiga huruf tersebut dalam Al-Qur'an di baca "Lillah" dan kata "Lillah" disini bermaksud adalah milik Allah. Dimana kata tersebut masih merujuk pada nama Allah. Adapun Allah berfirman dalam Al-qur'an surat Al-Baqarah ayat 284 berbunyi :
"Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi". (Q.S. Al-Baqarah: 284)
Lalu jika kita hilangkan satu huruf lagi, maka tinggal 2 huruf saja yaitu:
"Lam, Ha"
Dua huruf tersebut di dalam Al-Qur'an dibaca "Lahu" dan bermaksud adalah bagi Allah. Kedua huruf ini pun masih merujuk pada nama Allah. Sebagaimana Allah berfirman di dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 255 yang berbunyi :
"Bagi Allah apa yang ada di langit dan di bumi". (Q.S. Al-Baqarah: 255)
Baik kemudian, jika kita hilangkan satu huruf berikutnya lagi. Maka otomatis huruf yang tersisa hanya 1 huruf, yaitu satu-satunya huruf :
"Ha"
Satu huruf tersisa ini dalam Al-Qur'an dibaca "Hu" yang bermaksud adalah Dia. Dan satu-satunya huruf ini pun, masih menunjukkan nama Allah. Seperti yang termaktub dalam Al-Qur'an, Allah berfirman di surat Al-Ikhlas ayat 1 yang berbunyi :
"Katakanlah Dia-lah Allah yang Maha Esa". (Q.S. Al-Ikhlas: 1)
Nah yang terakhir, sekarang kita hilangkan semua huruf tersebut. Hingga tidak ada satu huruf pun yang terlihat. Maka ketahuilah sesuatu yang tidak nampak dinamakan ghaib. Sebagaimana yang termaktub di dalam Al-Qur'an pada surat Al-Baqarah ayat 3 Allah berfirman :
"(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, dan melakukan sholat". (Q.S. Al-Baqarah: 3)
Yaa, sebagai hamba yang beriman, sudah selayaknya kita mengimani (mempercayai) adanya Allah sekalipun tak nampak atau tak terlihat oleh mata kita.
Beberapa ayat-ayat di atas menunjukkan betapa Allah telah menjelaskan dan memperkenalkan diri kepada hamba atau makhluk ciptaan-Nya melalui firman-firman-Nya. Maha besar Allah dengan segala firman-Nya
Sincerely
-SM-

Masya Allah, makasih ilmunya
ReplyDeleteSemoga bermanfaat, Amin 🤲
DeleteThanks yaa
ReplyDeleteYeess sama2 bang
DeleteMasya Allah, Maha Suci Allah berserta fitman-Nya
Delete