BAB 5 : PENULIS MALAM

Dimensi (Ruangan) S.T.O.P.


Sunyi, lirih, tenang dalam jiwa kedamaian.
Aku merasakan hembusan angin seiring bersentuhan.
Kelap-kelip bintang-bintang bertaburan di angkasa.
Sedangkan bulan tetap setia memancarkan cahaya.

Sendiri ku disini terhanyut oleh dekapan malam.
Sembari bersila termenung dan bersemayam.
Wahai malam panjang, tuntunlah pena ku.
Menulis kisahnya dari lubuk kalbu.
Wahai malam panjang, bawalah aku.
Menari lepas dalam naungan suasanamu.



Wassalam



-Shagy Mutoherein-






Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

INILAH AKU YANG BARU : Chapter 1

MENYELAMI SUDUT PANDANG SOCRATES SI FILSUF YANG NYENTRIK

MUSIK BAHASA UNIVERSAL